Pages Navigation Menu

MANDIRI UNRI

Perguruan tinggi dapat dipandang sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sub-sistem input-proses-output. Kualitas output (lulusan) perguruan tinggi sangat ditentukan oleh kualitas input (calon mahasiswa). Karenanya, calon mahasiswa harus diseleksi melalui sistem seleksi yang kredibel, valid, transparan, dan handal, serta tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi dengan tetap memperhatikan kapasitas perguruan tinggi untuk pengembangannya di masa mendatang.

Jalur Mandiri adalah Seleksi Masuk ke Universitas Riau yang dilakukan secara mandiri oleh Panitia Panitia Lokal Universitas Riau.Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD)adalah suatu sistem seleksi penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru di Universitas Riau dengan cara menelusuri kemampuan akademis para siswa di SMA, MA atau SMK.Sedangkan Penelusuran Bakat dan Minat (PBM) adalah suatu sistem seleksi penerimaan dan pembinaan mahasiswa baru di Universitas Riau berdasarkan prestasi di bidang olahraga dan seni serta hafiz Al-quran.

Penerimaan mahasiswa baru secara mandiri ini, dilaksanakan oleh Universitas Riau setelah pengumuman hasil SNMPTN dan SBMPTN.Jumlah alokasi daya tampung mahasiswa baru jalur mandiri program sarjana ini pada Universitas Riau yaitu paling banyak 30% (tiga puluh persen) pada setiap program studi yang ada diUniversitas Riau.Pelaksanaan jalur mandiri dilakukan langsung oleh Universitas Riau.Penerimaan jalur mandiri di Universitas Riau, terdiri dari: (1) Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD) dan Penelusuran Bakat dan Minat (PBM); dan (2) Jalur Kerjasama.

Tujuannya adalah:

  1. menyeleksi calon mahasiswa bibit unggul daerah khususnya di Propinsi Riau, yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik;
  2. memberi peluang bagi calon mahasiswa daerah Riau untuk dapat masuk ke Universitas Riau;
  3. pemerataan pendidikan di tingkat pendidikan tinggi;
  4. mengakomodasi potensi unggul daerah yang tidak mampu secara finansial melanjutkan ke univesitas;
  5. diharapkan banyak lulusan kembali ke daerah asalnya membangun daerah; dan
  6. turut membantu program pemda untuk meningkatkan mutu SDM daerah